Sabtu, 20 Desember 2008

Rabu, 17 Desember 2008

Sabtu, 13 Desember 2008

Paradigma OOP

I.Abstraksi

Merupakan gambaran suatu cara dimana kita melihat sebuah objek dalam bentuk yang sederhana dalam mennangani masalah yang berorientasi objek. Dalam hal ini,makabisa disimpulkan bahwa untuk menangani suatu masalah diperlukan pertimbangan dalam memilih suatu objek yang sederhana.
Dengan abstraksi kita dapat melihat sistem yang kompleks,sebagai kumpulan dari sub-sistem-subsistem yang yang lebih sederhana. Disamping itu kita bisa mengarahkan rancangan program kearah yang lebih objektip.
Untuk memakai sistem seperti ini yang harus diketahui dan dimengerti adalah mentrasnfer masukan apa yang kita ketahui tentang suatu objek yang menyelidki suatu program komputer, selalu menjadi sandaran untuk menangani dan memproses pekerjaan yang ditangani berdasarkan susunan objek-objek data menurut kebutuhan kerja.
Pada saat kita memahami tentang pemrograman yang berorientasi objek maka akan lebih mempermudah cara analisa dan pemecahan pada objek-objek data yang tersetruktur sesuai dengan permasalahan kerja yang dibutuhkan.


II.Elemen Dalam Sebuah Objek

Jika dilihat dari suatu permasalahan, setiap objek memiliki state atau keadaan dan kelakuan,yang dapat merubah ststate atau keadaan.dalam suatu bahasa pe
mrograman misalnya java, state diterjemahkan menjadim properties dan field.
Dengan demikian jika setiap bahasa pemrograman mempunyai arti untuk proses
untuk menyerjemahkan arti state dan behaviour atau kelakuan, makapembuatan program akan lebih jelas pengertiannya. Sehingga kita akan lebih mudah menaplikasikannya sesuai dengan masalah yang ditanganinya pada pekerjaan sehari-hari,khususnya oleh programmer.

III. Konsep Pemrograman Berorientasi Objek

Bagian yang tercantum pada konsep tersebut antara lain adalah :

a). Enkopssulasi
Suatu mekanisme untuk menyembunyikan atau memproteksi suatu proses dari kemungkinan interferensi atau penyalah gunaan dari luar sistem dan sekaligus menyederhanakan penggunaan sistem tersebutDengan adanya penyalahgunaan sistem dari luar kita harus dapat mengantisipasinya supaya sistem yang kita buat tidak terpengaruh oleh kejelekan dari sistem yang lain.

b).Objek Dalam Bahasa Java
Merupakan sarana yang menjadi sasaran dalam pengerjaan program untuk
melakukan proses terhadap objek kerja yang ada pada program tersebut.disamping itu merupakan beberapa perintah -perintah dalam mengendalikan jalannya pengeksekusian terhadap masalahnya.
c). Pewarisan
Yang kita ketahui merupakan suatu proses yang diturunkan dari proses lai
nnya misalnya untuk mengelompokan suatu objek,yang dijadikan suatu simbol untuk pemberian suatu kelompok nama.misalanya :Anjing,Kucing Monyet termasuk kedalam kelompok mamalia. maka kelompok atau class dapat atau untuk digambarkan suatu model atau Sfesifikasi dari suatu Entitas.
d).Bermacam Bentuk
Dalam OOP atau Bahasa Pemrograman Berorientasi Objek, memungkinkan
digunakannya Interface untuk mengendalikan suatu objek agar melakukan suatu aksi atau tindakan yang mungkin secara prinsip sama tetapi secara
proses berbeda,maka kita bisa membedakan antara kelompok kerja dari suatu proses yang dijadikan sebagai objek data dalam bhasa pemrograman
dan dalam pembuatan program. Dalam hal ini kita ambil contoh untuk membedakannya misalnya kelompok manusia akan berbeda dengan kelompok binatang cara tingkah lakunya, dan cara berlarinya.

Untuk masalah konsep object oriented programing, yang kita lihat dari mu
lai perkembangan Bahasa pemrograman, menjadi Bahasa pemrograman standar sekaligus yang populer dan dikembangkan menjadi Bahasa pemrograman yang mengarah kepada berorientasi objek, diperlukan suatu analisa-analisa yang sesuai kemampuan kerja bahasatersebut dan disesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan yang nengarah keaplikasi kerja.
Dimana pada waktu yang lalu Bahasa pemrograman berorientasi objek diperkenalakan pertama kali oleh Bahasa Simula 67 yang didesain untuk pembuatan progran simulasi,kemudian diikuti oleh Bahasa lainnya dimana orang sugah mengetahuinya. Pemrograman ini yang berbasiskan sistem operasi Dos akan menghasilkan produk-produk perangkat lunak.
Bahasa pemrograman berorientasi objek mulai menangani grafiknya yang dikenal dengan GUI ( GrafikaL User Interface ) atau dikenal dengan istilah programmingnya.

* Konsep object oriented
Object adalah Benda, secara fisik atau konseptual (orang atau manusia, Hardware,Software,Rumah, Mobil, dll. )
Setiap object memiliki 2 ciri khas yaitu :
- Atribut/property/Data ciri-ciri object
- Metode/behavior/function,apa yang dapat dilakukan oleh object.

Contoh:
misalnya : Orang
Atribut : Tinggi, umur, berat.
Metode : jalan, lari lompat.

Pada UML (United modelling language ) pada class diagram, bentuk sebuah class dapat digambarkan dengan rotasi sebagai berikut :
Orang : Nama class.
Tinggi, Umur, Berat adalah Atribut/property/Data
Jalan, Lari, Lompat adalah :Methode/Function/Behavior.

* Kriteria object oriented
Yang diketahui antara lain diantaranya :
a). Encapsulation
Penyajian Antribut/property/data dan metode/Function/behavior menjadi
sebuah class.
b). Inherifance
Penurunan Atribut atau metode dari suatu class kepada class lainnya.
c).Pollymarphims
Memungkinkan metode memilih nama yang sama,tetapi dibedakan dari :
- Type metode
- Type argumen
- Jalan argumen.

IV.Manfaanya Obejct Oriented Programming Di Masyarakat

Kehidupan dilingkungan masyarakat yang mersakan adanya perkembangan penggunaan software untuk menangani tugas kerjanya, OOP merupakan salah satu sasaran yang akan dijadikan sandaran untuk mengukur kemampuan kerja software dalam memecahkan pekerjaanya secara program.
Masyarakat dikalangan Pengusaha. Penelitian , Pendidikan , dllnya. Sudah bisa merasakan manfaat dan pengaruhnya terhadap pemakaian bahasa pemrograman
yang berorientasi objek.
Hal ini banyak dilakukan dengan menggunakan pemrograman java didalam
mengani pekerjaan peroyeknya. Alasannya karena bahasa pemrograman ini mem
punyai susunan perintah yang terstruktur,dan obek pemrosesan data yang dapat dimengerti dengan mudah, dalam melaksanakan prosesnya, terhadap permasalahan yang ditanganinya. Sehingga akan memudahkan dan akan mempercepat proses kerja yang ditanganinya. Pemrograman inipun sudah mulai diterapkan dalam dunia pendidikan yang berorientasi kepada objek, yang diarahkan kepada sasaran kerja. Juga banyak digunakan untuk menangani pekerjaan proyek-proyek baik yang kecil maupun proyek besar. Dsb...”.

Demikianlah uraian singkat, yang merupakan pendapat saya tentang tanggapan terhadap paradigma Pemrograman Berorientasi Objek.
Dimana sekarang ini banyak digunakan dikalangan masyarakat untuk melakukan
tugas dan pekerjaanya. Yang menimbulkan dampak positif bagi penggunanya.
Kekurangan lainnya dari pendapat saya, harap Bapak Dosen memakluminya.
Sekian dan terimakasih......” Hormat Saya, Suhanda.( kel. Cirebon ).